Jatirenggo – Pemerintah Desa Jatirenggo terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel melalui penyampaian laporan realisasi APBDes Tahun 2025 serta rencana kebijakan APBDes Tahun 2026.
Kepala Desa Jatirenggo, Mbak Inggi Try Deasy Kusumaning Ayu, menyampaikan bahwa pelaksanaan APBDes Tahun 2025 telah berjalan optimal dengan fokus pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, pelaksanaan APBDes 2025 berjalan dengan baik. Kami berupaya memastikan setiap anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi warga,” ungkap Mbak Inggi.
Pada Tahun 2025, program yang dijalankan antara lain:
- Pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa
- Penguatan ketahanan pangan
- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa
- Pemberdayaan UMKM dan pelatihan masyarakat
- Kegiatan sosial dan pendidikan
Memasuki Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Jatirenggo akan menyesuaikan kebijakan penggunaan Dana Desa dengan regulasi terbaru dari pemerintah pusat.
Dana Desa Tahun 2026 difokuskan pada penguatan ekonomi desa dengan alokasi utama sebesar 58%–60% untuk penyertaan modal dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta pembangunan fisik desa.
Selain itu:
- Maksimal 25% digunakan untuk BLT Desa (Rp300.000/KPM/bulan)
- Sisanya dialokasikan untuk ketahanan pangan, desa inklusif, penanganan kemiskinan ekstrem, serta operasional pemerintah desa (maksimal 3%)
Total pagu Dana Desa secara nasional pada tahun 2026 juga mengalami penurunan menjadi Rp60,6 triliun atau turun sekitar 14,7% dibanding tahun sebelumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mbak Inggi menegaskan bahwa arah kebijakan tahun 2026 akan lebih menitikberatkan pada penguatan ekonomi berbasis desa.
“Kami ingin Dana Desa tahun 2026 benar-benar menjadi pengungkit ekonomi masyarakat. Melalui Koperasi Desa Merah Putih, kami berharap perputaran ekonomi di desa semakin kuat, UMKM berkembang, dan masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam keberhasilan program desa.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal, mendukung, dan memanfaatkan program-program desa. Dengan sinergi yang kuat, insyaAllah kesejahteraan masyarakat Jatirenggo akan terus meningkat,” pungkas Mbak Inggi.(dee)